Sabtu, 23 April 2016

TUGAS 2 ARTIKEL SOFTSKILL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

PENGGUSURAN PASAR IKAN DINILAI PELANGGARAN HAM

Puluhan warga pasar ikan yang terkena dampak dari penggusuran, menyebabkan warga tersebut terpaksa untuk tinggal di rumah barunya yaitu di rusun rawa bebek yang telah diberikan Pemprov DKI. Namun beberapa warga pasar ikan juga menempati perahu-perahu yang tertata rapi di pinggiran tanggul perairan sunda kelapa, karena akses untuk mereka bekerja tidak terlalu jauh. Sedangkan rusun yang diberikan oleh ahok tersebut, akses untuk mereka bekerja sangatlah jauh dari tempat mata pencahariannya.

Berikut kutipan dari media kompas.com :

“Dari pantauan Kompas.com, terlihat puluhan perahu nelayan terparkir rapi di pinggiran tanggul. Tampak pula berbagai macam peralatan rumah tangga, seperti televisi, kasur, dan pakaian tersusun di atas perahu tersebut.”
Hal tersebut menyebabkan adanya keluhan warga terhadap rusun yang telah di berikan Pemprov DKI karena jarak yang begitu jauh dari tempat mata pencahariannya.”
Adapun keluhan dari warga pasar ikan yang menyebabkan dia beserta keluarganya bertempat tinggal di perahu, karena rusun yang diberikan oleh ahok tidak membuat kenyamanan di hati mereka, mereka merasa rusun yang diberikan itu terlalu sempit dan tidak leluasa untuk meletakkan barang-barang mereka. Kemudian luas dapur dan luas ruang tamu digabung menjadi satu ruangan, hal ini menyebabkan keluhan warga yang mempunyai anggota keluarga yang banyak. Dan menurut warga pasar ikan, rusun yang diberikan oleh ahok tersebut lebih cocok untuk ditempati oleh seseorang yang belum menikah.

Inilah keluhan dari warga pasar ikan :

“Basri, misalnya, warga RW 4, RT 12, Kelurahan Penjaringan ini mengaku sudah dua hari dirinya beserta keluarganya tinggal di atas perahu tersebut.
"Saya sudah dua hari di sini, anak istri serta cucu saya juga tinggal di atas perahu ini," kata Basri, Selasa (12/4/2016).

Basri mengatakan, dia terpaksa tinggal di atas perahu disebabkan rusun yang diberikan Pemprov jaraknya terlalu jauh dari tempat mata pencariannya.
"Saya ini nelayan, rusun yang dikasih jauh sekali Mas jaraknya. Kalau boleh ya nanti saya buat gubuk-gubuk kecil, Mas," kata Basri.
Selain Basri, ada juga Fahri yang membawa serta anak dan istrinya untuk tinggal di atas perahu. Fahri memiliki dua buah perahu yang biasa digunakannya untuk melaut dan menjadi pemandu bagi wisatawan yang datang.
Sudah dua hari Fahri bersama anak dan istrinya tinggal di atas perahu. Untuk mandi, dia memanfaatkan masjid yang ada di Luar Batang. Namun, Fahri tak tahu sampai kapan dirinya akan bertahan di atas perahu nelayan.
"Saya enggak tahu sampai kapan, Mas, mungkin sampai pemerintah memperhatikan saya," kata Fahri.


Penggusuran pasar ikan yang dilakukan oleh pemerintah menyebabkan pelanggaran HAM berat. Karena warga pasar ikan yang digusur telah kehilangan hak tempat tinggal, hak rasa aman, dan hak pendidikan.

berikut kutipan dari media republika.co.id :


Ada banyak banget kalau dikaji dari hak asasi manusianya. Dalam aturan konvensi ekonomi, sosial, dan budaya tahun 2005, jika pemerintah ingin melakukan penggusuran harus ada musyawarah secara tulus," kata pengacara publik LBH Jakarta, Tigor Gemdita Hutapea, saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (14/4)”

Menurut tigor, sebelum melakukan penggusuran, pemerintah wajib melakukan dialog-dialog dengan masyarakat supaya ada jaminan hak asasi manusia mereka. Penggusuran pasar ikan ini menyebabkan warga kehilangan HAM mereka, yaitu :

1.Hak sosial : masyarakat akan kehilangan hak bersosialisasi dengan warga sebelumya
2.Hak pendidikan : jarak ke sekolah yang semakin jauh
3.Hak ekonomi : rumah warga yang digunakan untuk usaha

Pemerintah juga harusnya melakukan pendataan yang komprehensif. Pendataan ini untuk mengetahui jumlah kebutuhan warga yang akan diganti. Pemerintah harus memperhatikan hak-hak lain selain tempat tinggal. Warga korban penggusuran pasar ikan merasa di intimidasi oleh aparat TNI yang berlangsung pada tanggal 11 April minggu lalu.


Berikut kutipan dari CNNindonesia.com :

“hal itu dilakukan oleh 4.200 personel padahal jumlah kami hanya 300. Mereka menyerbu, ada apa dengan TNI? Ada apa dengan polisi dibalik penggusuran ini?” kata salah satu perwakilan warga pasar ikan, Upi Yunita saat bertemu dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, di gedung DPRD, senin (18/4).

Kemudian pendapat yang sama juga di utarakan oleh tim advokasi masyarakat luar batang, sunandi “itu lebih dahsyat dari pada tsunami.” Kata sunandi
Sunandi pun menjelaskan kepemilikkan tanah di pasar ikan, dan menurut upi, dia bersama keluarganya telah tinggal di pasar ikan sejak lebih dari 60 tahun yang lalu. Upi juga mengklaim telah membayar pajak mulai dari tahun 1991. Hal ini menyebabkan warga pasar ikan menuntut kembali janji Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama dalam kontrak politiknya. Dalam kontrak tersebut jokowi dan ahok berjanji rumah yang kumuh tidak akan di gusur melainkan ditata dengan baik


Referensi :

Jumat, 18 Maret 2016

TUGAS 1 ARTIKEL SOFTSKILL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN



KEPRESIDENAN YANG TIDAK TERCANTUM



          Negara Indonesia ternyata memiliki dua presiden yang berjasa namun tidak tercantum, yaitu Syafruddin Prawiranegara dan Mr. Assaat. Pada tahun 19 desember 1948, terjadi sebuah peristiwa agresi militer II yaitu penyerangan belanda terhadap yogyakarta. Dalam penyerangan ini Soekarno dan Moh. Hatta diasingkan ke Pulau Bangka oleh belanda. Hal ini menyebabkan adanya tokoh pahlawan yang ditugaskan untuk memimpin negara Indonesia untuk sementara waktu, beliau adalah Syafruddin Prawiranegara. Kisah Syafruddin saat dia muda, beliau adalah seorang tokoh pahlawan yang lahir di Serang, Banten 28 Februari 1911. Di masa kecilnya beliau mempunyai nama panggilan yaitu Kuding. Beliau mempunyai darah keturunan sunda dari pihak ibu dan minangkabau dari pihak ayah. Beliau yang gemar membaca kisah petualangan sejenis Robinson Crusoe, memiliki cita-cita tinggi yaitu “Ingin menjadi orang besar”. Dan hal tersebut merupakan penyebab beliau masuk ke sekolah tinggi hukum di jakarta.



Dalam pendidikannya dia menempuh pendidikan ELS (1925), dilanjutkan ke MULO, Madiun (1928), dan AMS, Bandung (1931). Pendidikan tingginya diambilnya di Rechtshoogeschool (Sekola Tinggi Hukum) di Jakarta (1939) dan berhasil meraih gelar Magister Hukum. Sebelum kemerdekaan, Syafruddin pernah bekerja sebagai pegawai siaran radio swasta (1939-1940), petugas pada Departemen Keuangan Belanda (1949-1942), serta pegawai Departemen Keuangan Jepang. Setelah kemerdekaan Indonesia, beliau menjadi anggota badan pekerja KNIP (1945) yang bertugas sebagai badan legislatif di Indonesia sebelum terbentuknya MPR dan DPR. KNIP diserahi kekuasaan legislatif dan ikut menetapkan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Syafruddin Prawiranegara, beliau pun pernah menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri (1946), Menteri Keuangan (1946), Menteri Kemakmuran (1947), dan sebagai Gubernur Bank Sentral Indonesia (1951) . Pada saat beliau menjabat sebagai menteri kemakmuran, terjadilah agresi militer II maka presiden memberikan mandat kepada Syafruddin untuk membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).



Pada tanggal 19 Desember 1948. Agresi Militer II Belanda terhadap Ibu Kota Yogyakarta menyebabkan Presiden Soekarno ditangkap. Wakil Presiden Mohammad Hatta yang khawatir dengan kondisi tersebut segera mengirimkan telegram kepada Menteri Kemakmuran RI, Syafruddin Prawiranegara, yang sedang berada di Bukittinggi untuk membentuk PDRI. Selain itu, telegram juga diberikan kepada Sudarsono, LN Palar, dan AA Maramis di New Delhi (India) untuk membentuk pemerintahan darurat, jika usaha Syafruddin di Sumatera Barat tidak berhasil. Telegram ini ditandatangani oleh Moh. Hatta dan Agus Salim. Tetapi Syafruddin tidak mengetahui tentang telegram tersebut. Beliau tidak mengetahui adanya mandat untuk membentuk pemerintahan darurat. Beliau hanya mendengar dari siaran radio bahwa ibu kota Yogyakarta telah diduduki Belanda. Pada tahun 19 Desember 1949, beliau menemui Teuku Muhammad Hassan dan menyampaikan kemungkinan kekosongan pemerintahan. Beliau pun mengusulkan supaya dibentuk sebuah pemerintahan untuk menyelamatkan negara republik indonesia. Gubernur sumatera pun menyetujui usul tersebut. Pemerintah Darurat Republik indonesia (PDRI) dijuluki “Penyelamat Republik”. Dengan mengambil lokasi disuatu tempat di daerah Sumatera Barat, pemerintahan Republik Indonesia masih tetap di hormati meskipun para pemimpin indonesia seperti Soekarno-Hatta telah ditangkap oleh belanda di yogyakarta.



Syafruddin prawiranegara menjadi ketua PDRI dan kabinetnya terdiri dari beberapa orang menteri, meskipun beliau di katakan sebagai ketua, namun kedudukannya sama dengan presiden. Atas usaha pemerintahan darurat, belanda terpaksa berunding dengan Indonesia. Perjanjian Roem-Royen mengakhiri usaha Belanda. Akhirnya soekarno dan kawan-kawan dibebaskan serta kembali ke Yogyakarta. Pada tahun 13 Juli 1949, diadakan sidang antara PDRI dengan presiden Soekarno, wakil presiden Hatta serta sejumlah menteri kedua kabinet. Serah terima pengambilan mandat dari PDRI secara resmi terjadi pada tanggal 14 Juli 1949 di Jakarta. Setelah beberapa tahun kemudian Syafruddin meyerahkan mandatnya kembali kepada presiden Soekarno. Namun syafruddin teteap terlibat dalam pemerintahan dengan menjadi menteri keuangan. Pada bulan maret 1950, beliau melaksanakan kebijakan moneter yang banyak dikenal dengan julukan Gunting Syafruddin.



Akibat ketidakpuasan terhadap pemerintah pusat karena ketimpangan sosial dan pengaruh komunis semakin kuat. Pada awal tahun 1958, syafruddin dan beberapa tokoh lainnya mendirikan PRRI.



Pada awal tahun 1958, Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) didirikan di Sumatera Tengah. Kemudian Syafruddin diangkat sebagai perdana menteri PRRI dan membentuk kabinet tandingan. Namun PRRI tetap mengakui Soekarno sebagai presiden PRRI, karena Soekarno diangkat secara konstitusional. Pada bulan agustus 1958, PRRI pun terjadi perlawanan oleh pemerintahan pusat. Perlawanan PRRI dinyatakan berakhir dan pemerintahan pusat di Jakarta berhasil menguasai kembali wilayah-wilayah yang sebelumnya bergabung dengan PRRI. Setelah bertahun-tahun berkarir di dunia politik, Syfruddin akhirnya memilih lapangan dakwah sebagai kesibukan masa tuanya. Ditengah kesibukkan sebagai mubalig, mantan Gubernur Sentral pada tahun 1951 pun menyusun sebuah buku sejarah moneter dengan bantuan Oei Beng To, direktur utama lembaga keuangan indonesia. Pada tanggal 15 Februari 1989, Syafruddin Prawiranegara pun meninggal di Jakarta.



Disamping itu Mr. Assaat juga berperan penting, beliau adalah seorang politisi dan pejuang kemerdekaan Indonesia, beliau lahir di Dusun Pincuran Landai, Kubang Putiah, Sumatera Barat 18 September 1904. Mr. Assaat merupakan seorang pemangku jabatan Presiden Republik Indonesia pada masa pemerintahan Republik Indonesia di Yogyakarta dan pernah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri Indonesia. Semasa pendidikannya assaat belajar di Perguruan Adabiah dan MULO Padang, kemudian melanjutkan ke STOVIA. Namun beliau merasa tidak cocok menjadi seorang dokter maka dari itu beliau keluar dari STOVIA dan melanjutkan ke AMS. Dari AMS beliau melanjutkan pendidikannya ke Rechtshoogeschool te Batavia (Sekolah Tinggi Hukum) di Jakarta. Ketika menjadi mahasiswa RHS, Beliau pun mulai ikut dalam gerakan pemuda dan politik. Assaat sangat giat dalam organisasi pemuda Jong Sumatranen Bong. Karir politiknya semakin menanjak dan berhasil menjadi pengurus besar Perhimpunan Pemuda Indonesia. Dalam kedudukan beliau sebagai mahasiswa, beliau pun bergabung dalam politik yaitu, Partai Indonesia (PARTINDO).



Pada tahun 1946-1949 beliau menjabat sebagai ketua badan pekerja KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat) yang merupakan cikal-bakal parlemen (DPR-MPR) Indonesia. Namun pada masa revolusi, KNIP dan badan pekerja KNIP mengalami dua kali hijrah supaya revolusi tetap berjalan. Tidak lama kemudian Mr. Assaat ditunjuk sebagai BP-KNIP dan ketua KNIP. Saat berlakunya konstitusi RIS dan terbentuknya RIS (Republik Indonesia Serikat). Mr. Assaat pun aktif sebagai pejabat (acting) Presiden Republik Indonesia yang merupakan bagian dari RIS, berkedudukan di Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978) di Yogyakarta.



Namun Mr. Assaat ketika menjabat sebagai presiden, beliau tidak mau di panggil “Paduka Yang Mulia”, beliau lebih memilih  dengan panggilan “Saudara Acting Presiden”. Mr. Assaat pun bukan seorang ahli pidato, beliau tidak menyukai untuk banyak bicara. Melainkan beliau merupakan seorang yang taat melaksanakan ibadah dan tidak pernah meninggalkan shalat lima waktu. Beliau merupakan pemimpin yang sangat menghargai waktu. Pada saat itu beliau pun menandatangani pendirian Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta. Posisi beliau sebagai pejabat Presiden RI berakhir pada agustus 1950 karena negara-negara bagian RIS bersatu kembali menjadi negara kesatuan RI, demikian juga jabatannya selaku ketua KNIP dan badan pekerja KNIP. Mr. Assaat pun menjadi anggota parlemen (DPR) dan menjabat sebagai Menteri dalam negeri pada kabinet natsir (september 1950 - maret 1951). Ketika kabinet natsir bubar, beliau pun kembali menjadi anggota parlemen. Ketika demokrasi terpimpin dicetuskan oleh soekarno, Assaat sebagai demokrat bersama orang islam pun menentang Soekarno. Karena secara pribadi politik Soekarno di selimuti oleh Partai Komunis Indonesia. Mr. Assaat pun merasakan jiwanya terancam, karena demokrasi terpimpin merupakan diktator terselubung.  Kemudian Mr. Assaat beserta keluarganya berhasil menyebrang ke Sumatera. Ketika di Sumatera Selatan sudah dibentuk “Dewan Gajah” yang dipimpin oleh Letkol Barlian, Sumatera Barat “Dewan Banteng” oleh Letkol Ahmad Husein, Sumatera Utara “Dewan Gajah” oleh Kol. Simbolon, dan Sulawesi “Dewan Manguni” oleh Kol. Sumual. Dewan-dewan tersebut bersatu untuk menentang Soekarno yang telah di selimuti oleh PKI. Maka dari itu terbentuklah PRRI (Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia). Ketika Assaat tiba di Sumatera Barat, beliau pun bergabung dengan PRRI. Kemudian beliau pergi ke hutan-hutan sumatera. Namun Mr. Assaat jatuh sakit. Maka dari itu beliau ditangkap dalam keadaan fisik lemah dan menjalani hidup di penjara “Demokrasi Terpimpin” dari tahun 1962 – 1966. Pada saat orde baru, beliau pun keluar dari tahanan penjara di Jakarta. Pada tanggal 16 Juni 1976, Mr. Assaat pun meninggal di Jakarta.



Menurut kesimpulan saya, baik Syafruddin maupun Mr. Assaat memiliki jiwa dan amanat yang tangguh untuk tetap mempertahankan pemerintahan indonesia ketika terjadi agresi militer II meski jabatan mereka tidak berlangsung lama. Namun sejarah mereka tetap terkenang di indonesia.



Referensi :



1.http://selokartojaya.blogspot.co.id/2009/09/sjafruddin-prawiranegara-dan-mr- assaat.html



2. https://id.wikipedia.org/wiki/Syafruddin_Prawiranegara



3.http://www.voa-islam.com/read/upclose/2009/09/15/1113/mr-syafruddin-prawiranegara-pemimpin-yang-terlupakan/#sthash.00EZu47a.dpbs

Senin, 25 Januari 2016

MEMAJUKAN EKONOMI PEDESAAN YANG MAYORITAS PETANI


Jika anda tinggal di pedesaan yang mayoritas petani, apa yang anda lakukan demi memajukan ekonomi tersebut?





Indonesia merupakan negara agraris dimana sebagian besar penduduknya bermata pencaharian petani. Namun, kehidupan petani indonesia semakin terpuruk. Tidak hanya itu bahkan para petani banyak yang mengalami kemiskinan. Selain petani indonesia adalah petani penggarap, dimana semakin sulit mengharapkan untuk memperoleh penghasilan seperti yang diinginkan. Hal ini juga didorong oleh beberapa faktor lainnya, antara lain : harga-harga kebutuhan pokok yang dari waktu ke waktu terus meningkat ditambah lagi biaya pendidikan dan kesehatan juga terus meningkat. Selain itu harga pupuk, bibit, dan perlengkapan pertanian lainnya turut melambung sehingga lebih dapat menyusahkan petani.
Petani juga berperan penting dalam menstabilkan perekonomian indonesia. Karena tanpa para petani siapa yang akan mencukupi kebutuhan ragam bahan pangan kita dan hasil panennya dapat dijual. Sehingga dapat mengurangi impor yang berlebih.



Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha tani :


1. Faktor internal :

a. petani pengelola
b. tanah usahatani
c. tenaga kerja
d. modal
e. tingkat teknologi
f. kemampuan petani mengalokasikan penerimaan keluarga
g. jumlah keluarga




2. Faktor eksternal :

a. tersedianya sarana transportasi dan komunikasi
b. aspek-aspek yang menyangkut pemasaran hasil dan bahan-bahan usahatani
c. fasilitas kredit
d. sarana penyuluhan bagi petani






Dengan dibangunnya sektor pertanian yang baik maka hal ini juga akan berdampak baik bagi daerah pedesaan karena sektor pertanian merupakan sektor yang sangat berpengaruh bagi daerah pedesaan dalam hal untuk mendapatkan pendapatan riil pedesaan. Jika sektor pertanian yang ada di desa dapat terus maju dan berkembang maka pendapatan riil pedesaan juga pasti akan naik. Jika pendapatan riil semakin meningkat maka desa itu bisa melakukan pembangunan desa yang bersangkutan, seperti : pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya yang bisa memajukan desa tersebut. Dengan demikian jika transformasi pertanian dan lingkungan pedesaan dapat terlaksana dengan baik, maka perekonomian nasional negara yang bersangkutan pasti akan berjalan ke arah yang lebih baik.

Minggu, 24 Januari 2016

HUBUNGAN LINGKUNGAN SOSIAL DAN BUDAYA TERKAIT DENGAN EKONOMI

Manusia berinteraksi dengan lingkungan hidupnya. Interaksi antara manusia dan lingkungan hidup merupakan proses saling mempengaruhi antara satu dan lainnya. Lingkungan hidup memiliki pengaruh besar bagi manusia karena merupakan komponen penting dari kehidupan manusia.


Lingkungan hidup manusia terdiri dari :
1. Lingkungan alam
2. Lingkungan sosial
3. Lingkungan budaya
4. lingkungan ekonomi


Lingkungan sosial budaya merupakan suatu hubungan yang terjadi di dalam masyarakat dan hubungan tersebut terdapat aturan dalam masyarakat yang mengandung nilai dan norma.



Pengertian nilai dan norma sosial dalam masyarakat adalah :

1. Nilai sosial : adalah kualitas perilaku, pikiran, dan karakter yang dianggap masyarakat baik dan benar, hasil yang diinginkan, dan layak ditiru oleh setiap orang. Nilai sosial merupakan sikap dan perasaan yang diterima secara luas oleh masyarakat dan merupakan dasar untuk merumuskan apa yang benar dan apa yang penting.


peran nilai sosial :
a. menetapkan harga kelas sosial seseorang dalam stratifikasi sosial
b. mengarahkan masyarakat untuk dapat berpikir dan juga bertingkah laku sesuai dengan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat
c. sebagai pengawas, pembatas, pendorong dan juga penekan individu untuk dapat berbuat baik
d. alat solidaritas pendorong masyarakat untuk selalu dan saling bekerja sama demi mencapai suatu tujuan.





2. Norma sosial : adalah kebiasaan umum yang menjadi patokan perilaku dalam suatu kelompok masyarakat dan batasan wilayah tertentu. Norma akan berkembang seiring dengan kesepakatan-kesepakatan sosial masyarakatnya. Norma menyangkut perilaku-perilaku yang pantas dilakukan dalam menjalani interaksi sosialnya. Keberadaan norma dalam masyarakat bersifat memaksa individu atau suatu kelompok agar bertindak sesuai dengan aturan sosial yang telah terbentuk.



Macam-macam norma sosial berdasarkan daya ikatnya :
a. Cara (usage)
b. Kebiasaan (folkways)
c. Tata kelakuan (mores)
d. Adat istiadat (custom)
e. Hukum





Beberapa contoh kehidupan kita di lingkungan sosial-budaya :


1. Gotong royong  




2. Saling menghormati




3. Musyawarah





4. Adat istiadat







PENGARUH LINGKUNGAN SOSIAL DAN BUDAYA TERKAIT DENGAN EKONOMI


Dalam perjalanan peradaban kehidupan sosial manusia, bangsa indonesia juga diwariskan beberapa budaya yang bermanfaat dan cukup berpengaruh pada kehidupan ekonomi masyarakat, yaitu budaya kain batik. Budaya kain batik cukup berpengaruh pada dunia perdagangan dan ekonomi. Selain kain batik kini menjadi komoditi ekonomi dan perdagangan yang cukup menjanjikan dalam menghasilkan pundi-pundi keuntungan finansial bagi masyarakat, batik juga cukup berpengaruh pada bisnis-bisnis pariwisata, dimana batik erat kaitannya dengan warisan budaya yang menjadi daya tarik masyarakat domestik dan asing untuk mempelajari dan mengenal lebih jauh lagi akan budaya kain batik tersebut.

HUBUNGAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL DAN BERBUDAYA

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL

Manusia sejak awal kelahirannya adalah sebagai makhluk sosial ditengah keluarganya, makhluk yang tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain. Sebagai individu, manusia dituntut untuk dapat mengenal serta memahami tanggung jawabnya bagi dirinya sendiri, masyarakat, dan kepada Sang Pencipta.


Manusia dapat dikatakan sebagai makhluk sosial karena :


1. Manusia tunduk pada aturan dan norma sosial
2. Perilaku manusia mengharapkan suatu penilaian dari orang lain
3. Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain
4. Potensi manusia akan berkembang bila manusia hidup di tengah-tengah manusia
5. Hakikat manusia sebagai makhluk budaya




MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BERBUDAYA




Manusia sebagai makhluk berbudaya adalah makhluk yang memiliki kelebihan dari makhluk lain. Yaitu manusia memiliki akal yang dapat dipergunakan untuk menghasilkan ide dan gagasan yang selalu berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Bukti bahwa manusia makhluk berbudaya adalah kita dapat mengembangkan potensi perilaku yang baik untuk bergaul dengan masyarakat dan lingkungan sosial sebagai insan yang berbudaya dengan cara mengenal, memahami, dan menghargai budaya orang lain. Mengembangkan sikap sopan, ramah, dan rendah hati dalam berinteraksi di lingkungan sosial.

Senin, 07 Desember 2015

KABUT ASAP DI KALIMANTAN

Kabut asap di kalimantan dan sekitarnya termasuk dalam bencana alam atau bukan?

Apa pendapat kalian terhadap peristiwa tersebut?

Apa yang dapat kalian lakukan untuk mengatasi hal tersebut?

 

Berikut ini merupakan fakta tentang kabut asap di kalimantan dan sekitarnya :



1. Sudah beberapa tahun lalu terjadi

Sebenarnya, kabut asap akibat kebakaran hutan telah terjadi beberapa tahun lalu. Berita tersebut sejak 2013, saat pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

 


2. Kabut asap semakin tebal pada tahun 2015

Seiring berjalannya waktu dengan upaya yang telah dilakukan pemerintah, kabut asap sempat berkurang. tetapi titik api semakin bertambah pada tahun 2015, dan kabut ini kian tebal menyelimuti kota palembang.



3. Jumlah titik panas

Ternyata jumlah titik panas di wilayah provinsi sumatera selatan mencapai 466 titik.




4. Kabut asap mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah

Keselamatan dan kesehatan siswa merupakan prioritas utama. Adapun keberlangsungan proses belajar mengajar menjadi nomor dua. Tetapi pemerintah sudah menyiapkan beberapa skenario untuk menangani hal tersebut.













Menurut saya kejadian tentang kabut asap di kalimantan merupakan ulah dari manusia itu sendiri dalam berbisnis. Karena "kebakaran hutan" bila terjadi secara alami tidak akan menyebabkan kebakaran yang sangat parah dan tersebar luas. Karena tumbuhan masih mempunyai zat hara yang menyebabkan api tersebut tidak tersebar ke wilayah lain.



Dari fakta diatas dapat disimpulkan bahwa penyebab terjadinya kabut asap karena adanya pembakaran lahan di sejumlah wilayah. Pembakaran lahan merupakan salah satu cara mudah dan murah dalam membuka lahan. Selain itu, musim kemarau adalah musim yang cocok untuk melakukan pembakaran. Kurangnya pasokan air pada tumbuhan juga menunjang mudahnya terjadinya pembakaran pada tumbuhan. Kemudian pembakaran lahan ini dilakukan secara massal, baik dari kalangan petani lokal maupun perusahaan-perusahaan perkebunan yang menerapkan metode pembakaran lahan.




Banyak dampak negatif yang disebabkan oleh kebakaran lahan ini terutama dampak kabut asap. Mulai dari dampak ekonomi hingga dampak kesehatan. Dari sisi ekonomi, kabut asap tentu akan menghambat dan mengurangi aktivitas masyarakat. Karena membutuhkan biaya yang cukup besar untuk pembelian air guna untuk memadamkan api, biaya transportasi pemadaman serta biaya ekstra tenaga pemadam kebakarannya. Besarnya dampak yang ditimbulkan oleh kabut asap seharusnya menjadi ajang kesadaran bagi para pelaku pembakaran lahan. Pelaku pembakaran lahan seharusnya tidak memikirkan ego pribadi. Demi mendapatkan keuntungan yang besar, mereka menggunakan metode yang murah namun sangat merugikan bagi orang lain.












Upaya mengatasi kabut asap di kalimantan adalah dengan cara :

1. Penyemprotan dengan air

2. Water bombing

3. Hujan buatan

4. Membuat sekat bakar

5. Pembuatan kanal air

PENYEBAB TERJADINYA BENCANA ALAM

Bencana adalah suatu kejadian alam yang mengakibatkan korban dan penderitaan manusia, kerugian harta benda, kerusakan lingkungan, kerusakan sarana dan prasarana. 

secara garis besar berdasarkan penyebabnya bencana alam dibedakan menjadi 3 :

1. Bencana alam geologis : adalah bencana alam yang disebabkan oleh faktor  yang bersumber dari bumi.

2. Bencana alam klimatologis : adalah bencana alam yang disebabkan oleh cuaca yang berubah.

3. Bencana alam ekstraterestrial : adalah bencana alam yang disebabkan oleh benda dari luar angkasa.






Bencana alam dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu :

A. Bencana alam eksogen :

1. banjir

2. erosi

3. gerakan tanah

4. kekeringan

 


B. Bencana alam endogen :

1. gempa bumi

2. tsunami

3. letusan gunung api




C. Aktivitas manusia :

1. degradasi lingkungan

2. penggundulan hutan

3. gempa bumi akibat pembangunan dam

4. penurunan tanah/lahan

 

 

 

 

 

 

MENGATASI BENCANA ALAM

A. Bencana gempa bumi

 


Jika gempa bumi mengguncang secara tiba-tiba, berikut ini 8 petunjuk yang dapat dijadikan pegangan di manapun anda berada.

1. Di dalam rumah

Getaran akan terasa beberapa saat. Selama jangka waktu itu, anda harus mengupayakan keselamatan diri anda dan keluarga anda. Berlindunglah di bawah kolong meja untuk melindungi tubuh anda dari jatuhan benda-benda. Jika tidak memiliki meja, lindungi kepala anda dengan bantal. Jika anda sedang menyalakn kompor maka matikan segera.

 

2. Di sekolah

Berlindunglah di bawah kolong meja, lindungi kepala dengan tas atau buku dan jangan panik. jika gempa mereda keluarlah berurutan mulai dari jarak yang terjauh dari pintu, carilah tempat lapang.

 

3. Di luar rumah

Lindungi kepala anda dengan menggunakan tangan, tas, atau apapun yang anda bawa.

 


4. Di gedung, mall, bioskop, dan lantai dasar mall

Jangan menyebabkan kepanikan. Ikuti semua petunjuk dari petugas atau satpam.

 

5. Di dalam lift

Jangan menggunakan lift saat terjadi semua tombol. Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah. Jika anda terjebak di dalam lift, hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia.

 

6. Di kereta api

Berpeganglah dengan erat pada tiang sehingga anda tidak akan terjatuh. Seandainya kereta dihentikan secara mendadak, bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta.

 

7. Di dalam mobil

Saat terjadi gempa bumi besar, anda akan merasa seakan-akan roda mobil anda gundul. Anda akan kehilangan kontrol terhadap mobil dan susah mengendalikannya. Jauhi persimpangan, pinggirkan mobil anda di kiri jalan dan berhentilah. Ikuti intruksi dari radio mobil, jika harus mengungsi maka keluarlah dari mobil, biarkan mobil tidak terkunci.

 

 

8. Di gunung/pantai

Ada kemungkinan longsor terjadi dari atas gunung, menjauhlah langsung ke tempat aman. Di pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika anda merasakan getaran dan tanda-tanda tsunami, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.

 

  

 

 

 

 

 

 

B. Bencana banjir bandang

 

 

Banjir bandang adalah banjir yang datang secara tiba-tiba, disebabkan oleh tersumbatnya sungai maupun penggundulan hutan disepanjang sungai. Sehingga merusak rumah-rumah penduduk maupun menimbulkan korban jiwa.

Hal yang harus dilakukan saat banjir :

1. Matikan aliran listrik di dalam rumah.

2. Mengungsi ke daerah aman sedini mungkin saat genangan air masih memungkinkan untuk di seberangi.

3. Hindari berjalan di dekat saluran air untuk menghindari terseret arus banjir. Segera mengamankan barang-barang berharga ketempat yang lebih tinggi.

4. Jika air terus meninggi hubungi instansi yang terkait dengan penanggulangan bencana.

5. Secepatnya membersihkan rumah, dimana lantai pada umumnya tertutup lumpur dan gunakan antiseptik untuk membunuh kuman penyakit.

6. Cari dan siapkan air bersih untuk menghindari terjangkitnya penyakit diare yang sering berjangkit setelah kejadian banjir.

7. Waspadalah terhadap kemungkinan binatang berbisa.

8. Usahakan selalu waspada apabila kemungkinan terjadi banjir susulan.

 

 

 

 

 

 

 

C. Bencana tanah longsor

 

Strategi dan upaya penanggulangan bencana tanah longsor :

1. Hindarkan daerah rawan bencana untuk pembangunan pemukiman dan fasilitas utama lainnya.

2. Mengurangi tingkat keterjalan lereng

3. Meningkatkan/memperbaiki dan memelihara drainase baik air permukaan maupun air tanah

4. Pembuatan bangunan penahan

5. Terasering dengan sistem drainase yang tepat

6. Mendirikan bangunan dengan pondasi yang tepat

7. Melakukan pemadatan tanah disekitar perumahan

 

 

 

 

 

 

D. Bencana gunung berapi

 

Berikut ini merupakal hal yang harus dilakukan jika terjadi letusan gunung berapi :

1. Hindari daerah rawan bencana seperti lereng gunung, lembah, dan daerah aliran lahar

2. Ditempat terbuka, lindungilah diri dari abu letusan dan awan panas

3. Kenakan pakaian yang bisa melindungi tubuh

4. Jangan memakai lensa kontak

5. Pakai masker atau kain untuk menutupi mulut dan hidung